Aku hampir tidak bisa memahami kesunyian rumah ini. Isi kepalaku seakan dipenuhi teriakan, namun sekitarku sunyi senyap seperti nafas yang tertahan.
Aku tidak mengerti.
Jika keegoisan adalah sifat utama manusia, mengapa aku tidak ingin menerima keegoisan mereka? Begitu kasar dan memaksa, dengan kata-kata menyakitkan, walau berusaha mengabaikan, tapi telah terlanjur terpatri di pikiranku selamanya.
Keluarga buatku adalah kata yang tak dapat kumengerti. Ikatan darah, aku masih bisa paham. Tapi keluarga? Teman-temanku bisa lebih baik. Sahabat baikku jauh lebih keibuan daripada ibuku sendiri. Apakah keluarga tidak lebih dari ikatan darah? Pasti begitu.
Kurasa sejak kita terlahir ke dunia ini, sejak itulah kita berhutang kepada orangtua. Jangan tanya mengapa aku berpikir demikian, walaupun aku mungkin salah.. Orangtua kita membebaskan eksistensi kita ke dunia ini tanpa keputusan kita kecuali keputusan Tuhan. Sejak itulah kita menanggung suatu hubungan yang rumit dengan kedua orang ini. Kedua orang yang dari hasil hasrat mereka kita terlahir. Lalu sejak itu, dengan keputusan mereka kita diberi nama, ditentukan pendidikannya, dan hidupnya. Hidup kita, sama sekali bukan hasil dari demokrasi sialan.
Lalu cinta. Cinta ibarat oasis di tengah gurun. Hidup tak akan layak tanpa itu. Akan tetapi cinta orangtua tak akan kupahami selamanya. Apapun bentuknya. Sudah terlambat untuk mengobrol denganku disore hari yang tenang, sudah terlambat untuk memberikan kado sebagai penghargaan perbuatan baikku, terlambat untuk menjadikanku teman baik, terlambat untuk berbicara dari hati ke hati.
Hati yang tertutup tak akan mampu menyampaikan perasaan yang sebenarnya. Mereka selalu bersikap munafik. Padahal mengapakah bersikap seperti itu pada anaknya sendiri?
Kepastian dari semua permasalahan ini adalah, aku tak mampu mencintai mereka. Mungkin mereka bisa merebut segalanya dariku, oh jangan sampai semuanya! Tapi tidak kebencian dan dendamku. Sebab, kalau kebencian ini hilang... apa lagi yang kumiliki untuk mereka?
Senin, 30 Januari 2012
Sabtu, 28 Januari 2012
I Wanna Be In Your English Garden
"All the people of Great Britain...!", dan dengan seruan itu James May mengajak masyarakat Chelsea membantunya membangun taman plastisin. Tidak tahu kenapa, padahal seruan itu untuk orang UK tapi ane merasa 'terpanggil'. For crying out loud!
Sepertinya ane sedang terkena demam Inggris. Sebenarnya sudah lama aku menyukai hal-hal yang berbau ke-British-British-an. Mulai dari The Union Jack-nya, acara TV-nya, seni, budaya, film, dan pemandangan alamnya. Tapi aku sama sekali tidak tertarik dengan pandangan politiknya meskipun segala tetek bengek Royal Family itu cukup unik buat ane. But i don't really give a damn.
Kalau ane buat daftar tentang hal-hal apa yang ane suka dari Inggris, akan agak melelahkan jari-jari ini. Tapi aku ketik sebagian:
1. The Beatles
Bisa dibilang English Invasion (yang kebanyakan dimotori The Beatles) adalah salah satu hal terbaik yang dihasilkan British music industry to the world. Bukan hanya memberi pengaruh besar kepada budaya pop Inggris dan Amerika. Tapi seluruh dunia ini. Seluruh planet ini. Mungkin tidak semuanya setuju The Beatles is the best band in the world, but for the most classic? I think they are! Long stories, wonderful personalities and songs, and a John Lennon. Forever after! Hail The Fab Four!
Here are the best of them in my opinion:
Revolution
And Your Bird Can Sing
Helter Skelter
2. British dry humor
Humor ala Inggris sebenarnya cukup terkenal di Indonesia, hanya saja kita tidak terlalu sadar. Contoh tebak-tebakan: Ada 10 burung hinggap di pohon, kalau ditembak salah satunya; maka berapa sisanya? Tidak ada, karena semua burung terkejut dan sisanya terbang semua. Garing ya? Itulah dry humor. Banyak ditemui di serial komedi TV Inggris, contoh; Fawlty Towers, Blackadder, Liitle Britain, and the most lovable one: The Office. Komedi Inggris biasanya bercirikan satir (membawa fenomena realitas dalam bentuk komedi tragis), ironis, dan hm.. bagaimana menerangkannya? Bikin mikir. Kalau kau tidak memutar otak mencari apa yang lucu dari suatu hal atau tidak mengerti jargon British, pasti tidak akan tertawa. Selera humor yang agak 'pintar' inilah yang sesuai selera ane. Tidak tahu kenapa. Aku bisa mengulang satu joke sebelum tidur dan tertawa sendiri. Mwahaha!
3. Tea in the afternoon
Afternoon tea. Nge-teh sore-sore bareng temen atau sodara atau tetangga. Kegiatan yang terdengar biasa tapi sebenarnya menurut ane menyenangkan.. tergantung siapa yang diajak bicara sih. Tapi entah kenapa melihat orang Inggris nge-teh dekat kebun mereka yang terawat itu terlihat sangat beradab dan berkelas gitu, lhoo.. LOL. Mungkin karena zaman dahulu teh itu amat mahal dan hanya orang-orang menengah keatas yang bisa menikmati. Tapi zaman sekarang, jelas semua orang bisa menyediakan teh dan kue-kue unyu yang kapanpun mereka mau. Akhir-akhir ini aku menambahkan krimer ke teh-ku (gak nyambung).
4. English garden
Saya bukan tukang kebun atau ahli pertamanan, kok. Tapi kebun Inggris itu amat sangat enak dilihat mata. Sering ane lihat di film-film klasik Inggris, atau di buku-buku dongeng Inggris jaman dulu. Dengan sebuah pondokan dan cerobong asap (ini yang jadul), barisan bunga-bungaan, tanaman anggur yang merambat, gerbang masuk yang dipenuhi mawar, jalan setapak kecil yang disusun blok-blok batu, sumur yang seperti keluar dari dongeng-dongeng abad ke 19. Hauu... mana ada di tempat ane tinggal!
5. The Union Jack
Barang apa aja yang ada pola bendera UK ini pasti jadi keren, menurut ane ya! Termasuk gitar Noel Gallagher ini:
6. English countryside
Yak, tidak perlu dipungkiri lagi, inilah alasan utama kenapa ane mau ke Inggris. Bukan London tujuan utama ane kesana, ok? Tapi desa-desanya itu. Mungkin karena ane terlalu mantengin lukisan-lukisan John Constable ya? Subhanallah, banget bagaimana alam pedesaan sana begitu memukau, sampai-sampai sering jadi bahan inspirasi para penulis, pelukis, penyair, termasuk JRR Tolkien yang menggambarkan Shire bagaikan English countryside. Suasana yang tenang, padang rumput, danau, hutan pinus, pepohonan willow. Hauuu...
I want to be there right now!
7. Oasis (band)
Needless to say, I'm a fan of the band. Especially the songwriter, Noel Gallagher. His persona and songs captivate me, shape my thought, and inspire a lot. Many people mock them for being too overrated. But Noel Gallagher belongs to people who love him. Haters gonna hate and let them be. Oasis is still as influential as in 90's (to me). Maybe the time has passed and the stars of rock are emerging everyday. But Britpop and all of the other bands like The Smiths, Blur, Travis, Manic Street Preachers, Stone Roses and all are still my favorites all the time.
8. British accent.
I don't know why. I just do.
9. BBC
Kinda weird, isn't it? Not if you have a cable TV. Instead of watching Fox or National Geographic or History channel, I prefer BBC. Just switch TV to this channel and i'll enjoy myself. Programs in BBC maybe could be suck, but most of the time it's educating and interesting!
Also, i love the presenters. Not Jonathan Ross, but like Kate Humble, Stephen Fry, James May, Jeremy Clarkson, Gordon Ramsay, Brian Cox, Joanna Lumley, David Attenborough, Bruce Parry and so many others. There are good quality programmes like Sherlock, Who Do You Think You Are, Dr. Who, Wonders of the Solar System, The Office, Life on Mars, James May's Toy Story, Top Gear, Van Gogh: Painted With Words, Undercover Boss, and so on and on...
10. Sherlock Holmes
Probably the most iconic detective in history. He's everlasting, has been adapted into screen, stages, drama, and many times. He is now become much more what Sir Arthur Conan Doyle thinks and writes down. Perasaan, dari tadi bahasa Inggris terus nih ane. Oke, ane suka dia karena tidak hanya jenius tapi karena dia yah... keren. Dengan raindeer stalk hat dan sebagainya. Pokoknya Sherlock Holmes itu amat sangat English!
11. English literature and arts
I'm not an expert in this honestly. They say English literature is a wide field of literature since it's not necessarily come from The Great Britain. But i still like what JRR Tolkien, Charles Dickens, Mary Shelley, Roald Dahl, The Bronte Sisters, Thomas Hardy, including Sir Arthur Conan Doyle. It's a different world and way of thought. I read some short stories by English writers and they're all dramatic and intriguing.
I also like painters such as John Constable or Richard Bonington and poets like John Keats and Lord Byron. They're brilliant. I must admit i haven't read all of their poetry or novels. But still, I'm finding out.
Sepertinya ane sedang terkena demam Inggris. Sebenarnya sudah lama aku menyukai hal-hal yang berbau ke-British-British-an. Mulai dari The Union Jack-nya, acara TV-nya, seni, budaya, film, dan pemandangan alamnya. Tapi aku sama sekali tidak tertarik dengan pandangan politiknya meskipun segala tetek bengek Royal Family itu cukup unik buat ane. But i don't really give a damn.
Kalau ane buat daftar tentang hal-hal apa yang ane suka dari Inggris, akan agak melelahkan jari-jari ini. Tapi aku ketik sebagian:
1. The Beatles
Bisa dibilang English Invasion (yang kebanyakan dimotori The Beatles) adalah salah satu hal terbaik yang dihasilkan British music industry to the world. Bukan hanya memberi pengaruh besar kepada budaya pop Inggris dan Amerika. Tapi seluruh dunia ini. Seluruh planet ini. Mungkin tidak semuanya setuju The Beatles is the best band in the world, but for the most classic? I think they are! Long stories, wonderful personalities and songs, and a John Lennon. Forever after! Hail The Fab Four!
Here are the best of them in my opinion:
Revolution
And Your Bird Can Sing
Helter Skelter
2. British dry humor
Humor ala Inggris sebenarnya cukup terkenal di Indonesia, hanya saja kita tidak terlalu sadar. Contoh tebak-tebakan: Ada 10 burung hinggap di pohon, kalau ditembak salah satunya; maka berapa sisanya? Tidak ada, karena semua burung terkejut dan sisanya terbang semua. Garing ya? Itulah dry humor. Banyak ditemui di serial komedi TV Inggris, contoh; Fawlty Towers, Blackadder, Liitle Britain, and the most lovable one: The Office. Komedi Inggris biasanya bercirikan satir (membawa fenomena realitas dalam bentuk komedi tragis), ironis, dan hm.. bagaimana menerangkannya? Bikin mikir. Kalau kau tidak memutar otak mencari apa yang lucu dari suatu hal atau tidak mengerti jargon British, pasti tidak akan tertawa. Selera humor yang agak 'pintar' inilah yang sesuai selera ane. Tidak tahu kenapa. Aku bisa mengulang satu joke sebelum tidur dan tertawa sendiri. Mwahaha!
3. Tea in the afternoon
Afternoon tea. Nge-teh sore-sore bareng temen atau sodara atau tetangga. Kegiatan yang terdengar biasa tapi sebenarnya menurut ane menyenangkan.. tergantung siapa yang diajak bicara sih. Tapi entah kenapa melihat orang Inggris nge-teh dekat kebun mereka yang terawat itu terlihat sangat beradab dan berkelas gitu, lhoo.. LOL. Mungkin karena zaman dahulu teh itu amat mahal dan hanya orang-orang menengah keatas yang bisa menikmati. Tapi zaman sekarang, jelas semua orang bisa menyediakan teh dan kue-kue unyu yang kapanpun mereka mau. Akhir-akhir ini aku menambahkan krimer ke teh-ku (gak nyambung).
4. English garden
Saya bukan tukang kebun atau ahli pertamanan, kok. Tapi kebun Inggris itu amat sangat enak dilihat mata. Sering ane lihat di film-film klasik Inggris, atau di buku-buku dongeng Inggris jaman dulu. Dengan sebuah pondokan dan cerobong asap (ini yang jadul), barisan bunga-bungaan, tanaman anggur yang merambat, gerbang masuk yang dipenuhi mawar, jalan setapak kecil yang disusun blok-blok batu, sumur yang seperti keluar dari dongeng-dongeng abad ke 19. Hauu... mana ada di tempat ane tinggal!
5. The Union Jack
Barang apa aja yang ada pola bendera UK ini pasti jadi keren, menurut ane ya! Termasuk gitar Noel Gallagher ini:
atau payung-entah-punya-siapa-ini:
atau bantalnya Sherlock:
Tentu saja ada sejarah dibalik warna dan bentuknya, tapi silakan cari di Wikipedia sajalah.. ahaha.
6. English countryside
Yak, tidak perlu dipungkiri lagi, inilah alasan utama kenapa ane mau ke Inggris. Bukan London tujuan utama ane kesana, ok? Tapi desa-desanya itu. Mungkin karena ane terlalu mantengin lukisan-lukisan John Constable ya? Subhanallah, banget bagaimana alam pedesaan sana begitu memukau, sampai-sampai sering jadi bahan inspirasi para penulis, pelukis, penyair, termasuk JRR Tolkien yang menggambarkan Shire bagaikan English countryside. Suasana yang tenang, padang rumput, danau, hutan pinus, pepohonan willow. Hauuu...
I want to be there right now!
7. Oasis (band)
Needless to say, I'm a fan of the band. Especially the songwriter, Noel Gallagher. His persona and songs captivate me, shape my thought, and inspire a lot. Many people mock them for being too overrated. But Noel Gallagher belongs to people who love him. Haters gonna hate and let them be. Oasis is still as influential as in 90's (to me). Maybe the time has passed and the stars of rock are emerging everyday. But Britpop and all of the other bands like The Smiths, Blur, Travis, Manic Street Preachers, Stone Roses and all are still my favorites all the time.
![]() |
| That's a wrong shirt, Liam |
![]() |
| Noel looks happy with Paul McCartney and Paul Weller |
8. British accent.
I don't know why. I just do.
9. BBC
Kinda weird, isn't it? Not if you have a cable TV. Instead of watching Fox or National Geographic or History channel, I prefer BBC. Just switch TV to this channel and i'll enjoy myself. Programs in BBC maybe could be suck, but most of the time it's educating and interesting!
Also, i love the presenters. Not Jonathan Ross, but like Kate Humble, Stephen Fry, James May, Jeremy Clarkson, Gordon Ramsay, Brian Cox, Joanna Lumley, David Attenborough, Bruce Parry and so many others. There are good quality programmes like Sherlock, Who Do You Think You Are, Dr. Who, Wonders of the Solar System, The Office, Life on Mars, James May's Toy Story, Top Gear, Van Gogh: Painted With Words, Undercover Boss, and so on and on...
Probably the most iconic detective in history. He's everlasting, has been adapted into screen, stages, drama, and many times. He is now become much more what Sir Arthur Conan Doyle thinks and writes down. Perasaan, dari tadi bahasa Inggris terus nih ane. Oke, ane suka dia karena tidak hanya jenius tapi karena dia yah... keren. Dengan raindeer stalk hat dan sebagainya. Pokoknya Sherlock Holmes itu amat sangat English!
11. English literature and arts
I'm not an expert in this honestly. They say English literature is a wide field of literature since it's not necessarily come from The Great Britain. But i still like what JRR Tolkien, Charles Dickens, Mary Shelley, Roald Dahl, The Bronte Sisters, Thomas Hardy, including Sir Arthur Conan Doyle. It's a different world and way of thought. I read some short stories by English writers and they're all dramatic and intriguing.
I also like painters such as John Constable or Richard Bonington and poets like John Keats and Lord Byron. They're brilliant. I must admit i haven't read all of their poetry or novels. But still, I'm finding out.
![]() |
| Message from The Sea oleh John Everett Milais |
![]() |
| The Cornfield oleh John Constable |
Minggu, 15 Januari 2012
A New Dawn, I Hope
It's a new year, another time to waste, isn't it?
Jadi, sudah pada buat resolusi? Aku tidak punya kebiasaan membuat resolusi atau apalah istilahnya dalam bahasa Indonesia. Melihat keadaan sekitar, rasanya tahun ini pun akan sama lagi, kau tidak bisa membuat resolusi gila-gilaan kalau terperangkap kenyataan seperti yang kuhadapi. Terutama kalau tidak ada uang. Ya, uang tidak bisa dipungkiri bisa jadi segalanya. Bahkan untuk ibadah pun butuh uang, kecuali mungkin zikir dan doa. Ah, kalau aku punya uang, resolusi apapun akan kubuat!
Yah, apa yang terjadi akhir tahun kemarin? Tidak banyak. Kecuali bahwa aku semakin merasa jauh sekali dari Tuhan. Serius. Saat ini aku sedang "diwajibkan" menghafal juz 5, which is really painful. Aku rasa aku mampu, namun aku tidak mau. See, kalau kau MAU namun tidak MAMPU, percayalah kemauan bisa merubah segalanya. Tapi kalau kau mengerjakan sesuatu yang kau MAMPU tapi tidak MAU, will be a fucking disaster!
Sebenarnya hidup ini untuk apa dan berakhir dimana?
Oh God, if You're up there, must be really peaceful and comfy, are You?
Rabu, 28 Desember 2011
The A-Lists
Manga yang bagus untuk kalian baca:
1. Watashitachi Shiawase No Jikan
2. Thomas No Shinzou
1. Watashitachi Shiawase No Jikan
2. Thomas No Shinzou
Minggu, 25 Desember 2011
An Unexpected Journey
LOTR universe is always surprising and interesting. When i found The Hobbit book for sale (only for 1 Dollar!) i can feel it will be the best thing of the end of the year 2011. But then the trailer for the movie came up not for long after i finished reading, i feel my life is blessed!
Here for you to know, i don't really into sci-fi or fantasy. If i read novels or manga, i prefer what is closer to reality genre than fantasy. Because i can't really stand it and cannot relate to it, okay, I'm not that imaginative person! But that doesn't mean i'm not open to it.
The Lord of The Rings by J.R.R Tolkien is the best fantasy read to me. I can't compare it to any other fantasy book genre. The movies are also awesome, some people are snobby, they dislike movies and irritated about how Peter Jackson adapted it into big screen. But I'm open with his vision, since he is also a hard fan of LOTR saga. He got lots of awards which he deserved. I don't know what it will be like if any other person like Bryan Singer or Davit Yates work as the director. Only PJ can does that and... he is excited to direct the prequel of it. The Hobbit movie.
As you (may) know The Hobbit movie will be released next December. I'm not gonna tell you how suffered I am to wait. Millions of people out there feel the same, they can't wait to return to Middle Earth again. Plus, to meet another beloved and crucial character; Bilbo Baggins. Nah, here i have to tell you how much i love Bilbo! He is my favorite hobbit! Knowing that my favorite actor (Martin Freeman) will take his role is just so enthralling!
I read The Hobbit novel and when i open some website about people's comments about The Hobbit, most of them (as far as I know), say they can't really relate to Bilbo at all, compared to Harry Potter.
It's nonsense actually!
Of course they can say that, they don't wanna feel about the novel deeply! Harry Potter is character out of some opera soap on TV, a long-suffering teenager boy and have to deal with enormous issues, with some friends help him. To be honest, it's a bit cliche! Bilbo is more real. He's maybe like most of us, who is live in comfortable zone and keep his desire for adventure deep inside. He's not a hero, he's just an ordinary funny little hobbit who loves tea and cookies. Until Gandalf come up in front of him and offer an adventure. Bilbo actually doesn't need to step out of his door, helping strangers and killing monsters, no! He can sit on his sofa and waiting for the next day to come, and the world will just be OK. Smaug will always below the Lonely Mountains and Dwarves can go on live without their jewels. But Bilbo has decided to leave his comfortable zone and start off an adventure and change his life forever.
It's not cliche, it's real. I can see most of us can be like Bilbo.
Not including how great J.R.R Tolkien is, for God's sake! The world he created far more amazing and richer. Harry Potter (I like to compare these two since they have a LOT of similarities) world is our modern world with witchcraft sausage on it. Quidditch game? The Daily Prophet newspaper? That magic-moving-chess-pawns? Nah, that's what i call a lazy imagination.
Characters more related to you? Of course they are, they're just like people from that teens TV soap drama!
At this point, you can see how I despise HP saga. I read all of the books (but haven't watch all of the movies because I don't need to) and I have right to say LOTR and The Hobbit are by miles greater than Harry Potter. The movies also same. LOTR movies have a lot of great moments and more charming soundtrack. You have a quality time to watch the movies and try to take the life-lessons out of it.
But Harry Potter compared to Twilight, well you know my answer.
Here for you to know, i don't really into sci-fi or fantasy. If i read novels or manga, i prefer what is closer to reality genre than fantasy. Because i can't really stand it and cannot relate to it, okay, I'm not that imaginative person! But that doesn't mean i'm not open to it.
The Lord of The Rings by J.R.R Tolkien is the best fantasy read to me. I can't compare it to any other fantasy book genre. The movies are also awesome, some people are snobby, they dislike movies and irritated about how Peter Jackson adapted it into big screen. But I'm open with his vision, since he is also a hard fan of LOTR saga. He got lots of awards which he deserved. I don't know what it will be like if any other person like Bryan Singer or Davit Yates work as the director. Only PJ can does that and... he is excited to direct the prequel of it. The Hobbit movie.
As you (may) know The Hobbit movie will be released next December. I'm not gonna tell you how suffered I am to wait. Millions of people out there feel the same, they can't wait to return to Middle Earth again. Plus, to meet another beloved and crucial character; Bilbo Baggins. Nah, here i have to tell you how much i love Bilbo! He is my favorite hobbit! Knowing that my favorite actor (Martin Freeman) will take his role is just so enthralling!
I read The Hobbit novel and when i open some website about people's comments about The Hobbit, most of them (as far as I know), say they can't really relate to Bilbo at all, compared to Harry Potter.
It's nonsense actually!
Of course they can say that, they don't wanna feel about the novel deeply! Harry Potter is character out of some opera soap on TV, a long-suffering teenager boy and have to deal with enormous issues, with some friends help him. To be honest, it's a bit cliche! Bilbo is more real. He's maybe like most of us, who is live in comfortable zone and keep his desire for adventure deep inside. He's not a hero, he's just an ordinary funny little hobbit who loves tea and cookies. Until Gandalf come up in front of him and offer an adventure. Bilbo actually doesn't need to step out of his door, helping strangers and killing monsters, no! He can sit on his sofa and waiting for the next day to come, and the world will just be OK. Smaug will always below the Lonely Mountains and Dwarves can go on live without their jewels. But Bilbo has decided to leave his comfortable zone and start off an adventure and change his life forever.
It's not cliche, it's real. I can see most of us can be like Bilbo.
Not including how great J.R.R Tolkien is, for God's sake! The world he created far more amazing and richer. Harry Potter (I like to compare these two since they have a LOT of similarities) world is our modern world with witchcraft sausage on it. Quidditch game? The Daily Prophet newspaper? That magic-moving-chess-pawns? Nah, that's what i call a lazy imagination.
Characters more related to you? Of course they are, they're just like people from that teens TV soap drama!
At this point, you can see how I despise HP saga. I read all of the books (but haven't watch all of the movies because I don't need to) and I have right to say LOTR and The Hobbit are by miles greater than Harry Potter. The movies also same. LOTR movies have a lot of great moments and more charming soundtrack. You have a quality time to watch the movies and try to take the life-lessons out of it.
But Harry Potter compared to Twilight, well you know my answer.
Selasa, 20 Desember 2011
At Any Rate...
Jadi kesibukan akhir tahun-ku sekarang:
1. Hafalan Quran
2. Hafalan pelajaran
3. Mengajar disana sini
4. Menata perasaan dan pikiran
5. Baca komik online
Not a bad life isn't it?
1. Hafalan Quran
2. Hafalan pelajaran
3. Mengajar disana sini
4. Menata perasaan dan pikiran
5. Baca komik online
Not a bad life isn't it?
Minggu, 11 Desember 2011
Three Days of Freedom
Aku baru selesai menonton satu season One Tree Hill dalam satu malam dengan adikku. It's believable, though, di zaman ini sepertinya orang rela saja menukar 24 jam mereka untuk menonton serial opera sabun. Yeah, but it was quite enjoyable, terutama mereka sedang tidak di rumah untuk 2 malam, 2 malam yang amat sangat rileks, bebas, sampai bingung mau digunakan untuk apa. Aneh rasanya kan kalau seorang anak mengharapkan orangtuanya lebih sering tidak di rumah? You're not me anyway...
Ada kalanya memang kita ingin mengesampingkan segala tugas dan tanggung jawab. Ada kalanya kita ingin melakukan sesuatu murni untuk kesenangan pribadi. Ada kalanya... kau bisa teruskan jutaan lainnya.
Guruku pernah berujar ketika tiba-tiba ia menyimpulakan; kenapa kita harus bekerja sekeras ini untuk mencapai tujuan kalaupun ini tidak membahagiakan kita? Lalu untuk apa tujuan? Apa itu kebahagiaan? Aku rasa aku masih mencari jawabannya.
Kehidupan. Aku tahu apa yang kubicarakan mulai basi. Tapi berpikir bahwa kehidupan itu hitam putih adalah pemikiran paling tolol, dan apa yang terpenting adalah setiap hal di dunia ini akan memberi efek kepada dirimu, disitulah letak nilai kehidupan. Bagaimana sesuatu mempengaruhimu, baik itu ilmu yang kau pelajari, kehidupan sosial, agama, lingkungan tempat tinggal, buku, musik, film, keputusan, pengalaman, kesedihan, kebahagiaan... bagaimana itu membentuk siapa dirimu itulah yang penting. It what really matters. Kalau kau jadi orang yang lebih baik (bagimu dan orang lain), maka i can say it's safe, it's alright.
Aku sedang mencari waktu yang tepat untuk mulai menulis cerita-ceritaku, hanya saja ternyata tidak gampang!
Ada kalanya memang kita ingin mengesampingkan segala tugas dan tanggung jawab. Ada kalanya kita ingin melakukan sesuatu murni untuk kesenangan pribadi. Ada kalanya... kau bisa teruskan jutaan lainnya.
Guruku pernah berujar ketika tiba-tiba ia menyimpulakan; kenapa kita harus bekerja sekeras ini untuk mencapai tujuan kalaupun ini tidak membahagiakan kita? Lalu untuk apa tujuan? Apa itu kebahagiaan? Aku rasa aku masih mencari jawabannya.
Kehidupan. Aku tahu apa yang kubicarakan mulai basi. Tapi berpikir bahwa kehidupan itu hitam putih adalah pemikiran paling tolol, dan apa yang terpenting adalah setiap hal di dunia ini akan memberi efek kepada dirimu, disitulah letak nilai kehidupan. Bagaimana sesuatu mempengaruhimu, baik itu ilmu yang kau pelajari, kehidupan sosial, agama, lingkungan tempat tinggal, buku, musik, film, keputusan, pengalaman, kesedihan, kebahagiaan... bagaimana itu membentuk siapa dirimu itulah yang penting. It what really matters. Kalau kau jadi orang yang lebih baik (bagimu dan orang lain), maka i can say it's safe, it's alright.
Aku sedang mencari waktu yang tepat untuk mulai menulis cerita-ceritaku, hanya saja ternyata tidak gampang!
Langganan:
Postingan (Atom)













.jpg)



